Hal-Hal yang Patut Diperhatikan Sebelum menyewa Rumah Susun

Rusunawa Jepara
Rusunawa Jobokuto Jepara (Foto: murianews.com)
Banyaknya warga khususnya warga kurang mampu yang tinggal di lokasi ilegal merupakan salah satu permasalahan klasik yang dihadapi oleh kota-kota menengah dan besar di Indonesia. Kondisi tersebut menyebabkan munculnya permukiman-permukiman kumuh yang berpengaruh terhadap kualitas lingkungan hunian. Berbagai cara sudah dilakukan pemerintah untuk mengatasi hal itu, salah satunya dengan melakukan relokasi warga yang tinggal di daerah kumuh ilegal menuju rumah susun sewa  atau rusunawa.
Keberadaan rumah susun sebenarnya bukan hanya ditujukan bagi warga korban relokasi atau penggusuran saja, namun juga diperuntukkan bagi masyarakat umum selama memenuhi syarat yang berlaku di rusun tersebut. Bagi anda yang memiliki keterbatasan dalam hal finansial dan menginginkan untuk menyewa unit rumah susun, sebaiknya perhatikan hal-hal berikut ini agar tidak menyesal di kemudian hari.

1.    Harga Sewa

Sebelum anda memutuskan untuk menyewa unit rumah susun, perhatikan terlebih dulu harga sewa yang ditetapkan oleh pengelola. Apabila rumah susun tersebut relatif baru, biasanya harga sewa ditetapkan serendah mungkin untuk menarik penghuni baru kemudian setelah beberapa waktu mulai dinaikkan secara bertahap. Untuk mengetahui kemungkinan kenaikan harga sewa, cobalah bertanya ke pengelola atau warga yang sudah tinggal di tempat tersebut. Apakah kenaikannya diberlakukan tiap tahun atau dalam kurun waktu tertentu, termasuk nominal kenaikan hara yang sudah diberlakukan. Perhatikan juga apalah ada pungutan-pungutan lain yang diberlakukan seperti uang keamanan, jasa angkut sampah, kebersihan, parkir dan lain sebagainya yang sebenarnya tidak kita anggarkan tetapi malah menjadi tanggungan yang wajib kita sediakan. 

2.    Kelengkapan fasilitas/sarana

Ketika kita akan membeli/menyewa rumah baik itu rumah biasa maupun rumah susun salah satu hal yang wajib kita lihat adalah kelengkapan sarana-prasarana dasar perumahan seperti tempat sampah, listrik, air minum, sarana MCK, pengolahan limbah, fasilitas umum (taman, ruang pertemuan, tempat parkir) dan lain sebagainya. Banyak sekali penghuni rusun yang merasa kecewa karena pada saat awal mereka mendiami unit tersebut tidak mengecek secara detail kelengkapan fasilitas/sarana yang ada. Biasanya, yang menjadi permasalahan umumdi rumah susun adalah tempat pembuangan sampah, ketersediaan air minum, jaringan listrik dan tempat parkir. 

3.    Sesuaikan dengan jumlah dan aktivitas anggota keluarga

Rumah susun biasanya dibuat dalam unit yang tidak terlalu luas, sehingga lebih diprioritaskan untuk anda yang single, baru menikah atau menikah dengan 1-2 anak. Yang perlu diingat bahwa untuk standar yang berlaku untuk tempat tinggal, setiap orang harus disediakan ruang 7,2 M2. Selain itu anda juga harus mempertimbangkan aktivitas sehari-hari atau pekerjaan yang digeluti. Jangan sampai keterbatasan luasan rumah justru menghambak aktivitas anda sehari-hari. 

4.    Pengelolaan rumah susun
Setiap rumah susun pasti pemiliki sistem pengelolaan yang jelas baik itu melalui pemerintah atau badan swasta yang ditunjuk oleh pemerintah. Sebelum memilih untuk tinggal di rusun, pastikan bahwa pengelola benar-benar profesional. Dalam artian mereka memiliki standar operasional baku yang benar-benar dilaksanakan dalam hal perawatan maupun pengaturan terhadap perilaku penghuninya. Selain itu kecepatan dalam menerima aduan dari warga serta memberikan timbal balik yang sesuai juga perlu kita perhatikan. 

5.    Kualitas bangunan
Kualitas bangunan tanpa kita sadari bisa berpengaruh terhadap kenyamanan kita dalam mendiami suatu rumah, termasuk rumah susun. Perhatikan kualitas bangunan rumah susun yang akan anda diami khususnya lantai, atap, kamar mandi/wc, pintu dan cendela. Di beberapa rumah susun, keluhan terkait rendahnya kualitas lantai mendominasi aduan dari penghuni terhadap pengelola. Selain itu kebocoran atap baik itu air hujan atau rembesan air dari unit diatasnya juga menjadi permasalahan yang sering terjadi. Jangan sampai anda sudah terlanjur menyewa namun ternyata kualitas bangunan yang ada tidak sesuai dengan yang diharapkan.

6.    Lokasi rumah susun
Rumah susun yang biasanya dibangun di pusat-pusat kota, selain karena keterbatasan lahan juga ditujukan agar penghuninya bisa dekat dengan lokasi pekerjaan/aktivitas mereka sehari-hari. Dengan menyewa rumah susun diharapkan bisa menghemat ongkos transportasi dan juga untuk menghemat tenaga apabila lokasinya dekat dengan tempat kerja. Selain itu pilihlah rumah susun yang lokasinya dekat dengan jalur angkutan umum, pasar, rumah sakit, sekolah dan jauh dari lokasi rawan bencana. 
SHARE

About Blogger

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar: